Logo Loader

Final Bupati Cup Kutai Barat 2025: Siluq Ngurai Tampil Gigih, Linggang Bigung Menang Tipis 3–2 di Swalas Gunaaq

KECAMATAN SILUQ NGURAI 29 November 2025 6 bulan yang lalu 68 kali dibaca
Blog Image
Email :

Pertandingan final Bupati Cup Kutai Barat 2025 berlangsung spektakuler pada Sabtu, 29 November 2025 di Stadion Swalas Gunaaq. Dua tim terbaik, Siluq Ngurai dan Linggang Bigung, tampil maksimal dalam laga puncak yang sarat gengsi, adrenalin, serta dukungan besar dari masyarakat. Ribuan penonton memenuhi stadion, menciptakan atmosfer penuh energi sejak sebelum pertandingan dimulai.

Final tahun ini semakin terasa istimewa dengan kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat, beserta rombongan pejabat pemerintah daerah. Tak hanya itu, Camat dari Kecamatan Siluq Ngurai dan Linggang Bigung juga turut hadir memberikan dukungan, membuktikan bahwa ajang ini bukan sekadar pertandingan, tetapi ruang kebersamaan dan prestasi olahraga lokal.

Sejak peluit pertama dibunyikan, tensi permainan langsung tinggi. Siluq Ngurai tampil ofensif dengan pressing cepat, sementara Linggang Bigung mencoba mengimbangi melalui pola serangan terstruktur. Saling balas peluang dan gol terjadi, membuat pertandingan berlangsung dramatis hingga menit akhir. Beberapa kali Siluq Ngurai hampir menyamakan kedudukan, namun kokohnya pertahanan lawan membuat usaha tersebut belum berbuah gol tambahan.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor akhir 3–2 untuk Linggang Bigung menutup pertandingan. Siluq Ngurai harus mengakui keunggulan lawan, namun perjuangan para pemain patut diapresiasi karena tampil konsisten, berani mengambil inisiatif serangan, dan mampu memberikan perlawanan ketat hingga detik terakhir.

Meski belum berhasil meraih trofi juara pada edisi tahun ini, Siluq Ngurai tetap pulang sebagai tim dengan karakter dan daya juang tinggi, sekaligus membawa kebanggaan bagi masyarakat. Perjalanan menuju final menjadi bukti bahwa potensi sepak bola Siluq Ngurai terus berkembang dan layak diperhitungkan di turnamen berikutnya.

Pemerintah kecamatan memberikan apresiasi penuh atas semangat pemain, pelatih, official, serta dukungan masyarakat yang tak pernah surut. Kekalahan ini tidak menjadi akhir, tetapi menjadi motivasi untuk bangkit lebih kuat pada kompetisi mendatang. Nilai sportivitas, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah tetap menjadi kebanggaan terbesar bagi Siluq Ngurai.